PROXY Server
PROXY Server berfungsi untuk menyimpan halaman-halaman website yang pernah kita kunjungi. Fungsinya adalah sebagai CACHE, yang sewaktu-waktu jika kita ingin mengunjungi halaman yang sama, akan diambilkan dari Proxy tersebut terlebih dahulu, dan jika belum ada maka akan diteruskan ke server sebenarnya. Selain itu proxy juga dapat digunakan untuk Security, misalnya memblokir akses ke suatu website ataupun sebagainya.
1. Installasi
Aplikasi yang paling popular, dan terkenal ampuh untuk Server Proxy yaitu SQUID. Selain itu, ada juga distro linux yang dikhususkan untuk proxy, seperti IpCOP.
• debian-server:~# apt-get install squid
2. Konfigurasi squid
Konfigurasi script untuk squid sangatlah banyak, namun kali ini saya akan membahas bagian pentingnya saja. Gunakan text editor yang memiliki fasilitas “search”, agar lebih mudah.

• debian-server:~# nano /etc/squid/squid.conf

Untuk fasilitas search pada nano, tinggal tekan CTRL + W. Setelah itu, cari dan edit bagian berikut, dan hilangkan tanda pagar “#” agar menjadi Enabled.
#. . .
http_port 3128 transparent #tambahkan “transparent”
cache_mem 16 MB #kurang-lebih ¼ dari memory
cache_mgr admin@debian.edu
visible_hostname proxy.debian.edu
#. . .
Kemudian cari tulisan acl CONNECT, dan tambahkan script berikut tepat di bawahnya.
#. . .
acl url dstdomain “/etc/squid/url” #domain yang di blok
acl key url_regex –i “/etc/squid/key” #kata yang di blok
http_access deny url
http_access deny key
acl lan src 192.168.10.0/24 #ip lokal
http_access allow lan
http_access allow all
#. . .
Cari tulisan http_access deny all, ada dua pada file squid.conf. Dan tambahkan tanda ”#” pada kedua baris tersebut. Simpan dengan menekan CRTL + X lalu Y dan ENTER.
3. Blokir Situs
Buat file untuk daftar situs-situs dan kata-kata yang akan diblokir.
• debian-server:~# cd /etc/squid/
• debian-server:/etc/squid# vim url
facebook.com
twitter.com
• debian-server:/etc/squid# vim key
porno
sex
Cek apakah konfigurasi sudah benar atau masih ada yang salah, dan juga untuk membuat swap.
• debian-server:/etc/squid# squid –z
2011/03/01 10:56:46| Squid is already running! Process ID 2314
4. Konfigurasi IpTables
Sedikit konfigurasi pada iptables, untuk redirect port 80 (HTTP) ke port 3128 (PROXY).
• debian-server:~# iptables –t nat –A PREROUTING –s 192.168.10.0/24 –p tcp –dport 80 –j REDIRECT –to-port 3128
• debian-server:~# iptables-save > /etc/iptables
5. Modifikasi Halaman Proxy
Bagian ini hanya opsional saja, anda bisa melewatinya jika tidak ingin lama. Selain tampilan defaultlaman squid yang begitu-begitu saja, anda juga bisa memodifikasinya lagi sesuai kebutuhan anda.
• debian-server:~# cd /usr/share/squid/errors/English/
Dalam direktori tersebut terdapat banyak sekali file-file laman error SQUID. Semua file tersebut menggunakan pemrograman web HTML saja. Kita hanya akan memodifikasi untuk laman web yang diblokir, dan dns-un-resolveable.
• debian-server:/usr/share/squid/errors/English# vim ERR_ACCESS_DENIED
• debian-server:/usr/share/squid/errors/English# vim ERR_DNS_FAIL
Edit kedua file HTML diatas, sesuai kreativitas anda. Dan terakhir, restart daemon squid tentunya,
• debian-server:~# /etc/init.d/squid restart
6. Pengujian
Pengujian kita lakukan pada sisi client windows. Server Proxy tersebut akan menjadi TRANSPARENT jika ada koneksi ke Internet. Namun jika digunakan dalam lingkup Local Area Network, yang tidak terjamah Internet, maka kita harus menkonfigurasi MANUAL PROXY pada sisi client terlebih dahulu. Jika ingin tetap kelihatan Transparent, walau di jaringan local. Anda bisa menggunakan Ip Address Alias, dan dikombinasikan dengan Virtual Domain. Just try this out.
7. Konfigurasi Manual Proxy
Berikut cara mengkonfigurasi Manual Proxy di Web Browser Mozilla.
a. Tool > Options > Advanced > Network > Settings
b. Dan konfigurasi seperti berikut,